Ketika ingin menyatakan dengan kalimat yang lebih simple, tapi tidak bisa menemukan padanan yang pas, then .... Bayangkan jika kamu memiliki sebuah roti. Ada 2 keadaan dimana itu tetap disebut dengan 'berbagi'. Pertama, kamu membaginya denganku, lalu kita akan makan roti itu bersama. Mungkin kamu akan makan lebih dahulu jika lapar, tapi kamu menyiapkan bagian untukku kemudian. Kedua, kamu makan roti itu lebih dulu, lalu ketika kau tidak dapat menghabiskannya, kau akan menyerahkan sisa roti itu kepadaku. Lalu, ganti roti tadi menjadi waktu. Apa kamu akan mencari waktu khusus diantara sibukmu untukku, atau kamu hanya memberiku sisa-sisa waktu yang kau punya. Sisa-sisa. Kemudian pikirkanlah lagi, bagimu, dimana sebenarnya aku ditempatkan. Karena kupikir .... aku menaruhmu terlalu tinggi, ibarat jika aku yang memiliki roti itu, aku akan menyuruhmu membaginya, tidak peduli jika kau mengambil porsi yang lebih banyak. Bagiku, kau seperti itu.