Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2015

Hidup Menurutku Itu...

Halo  Eva . Err... sebenarnya aku ragu memanggilmu dengan nama itu, karena yah, banyak orang memanggilmu dengan nama yang berbeda. Er, maaf kalau kamu tidak suka (sebenarnya walau kamu memintaku untuk memanggil dengan nama lainpun, aku tidak akan mau. Haha.). Duh, pembukaan yang panjang. Baiklah, omong-omong, ini suratku yang pertama untukmu ya! Maaf kalau bahasaku agak-agak nyeleneh, aku tidak terbiasa (kalau mau dibilang tidak pernah) menulis surat. Kamu adalah orang pertama yang kukirimi sejak aku melakukannya terakhir kali dulu. Entah berapa tahun lamanya itu berlalu. Aku ingin membahas suratmu untukku, tentang 'Perihal Sebuah Keyakinan'. Jujur saja, suratmu itu membuatku merasa sedikit tersentil (aku tidak akan menyalahkanmu, sungguh!). Isi suratmu saat itu mengingatkanku akan perkataan seseorang, persis sama, dengan kalimat yang berbeda. Dia bilang, "jangan terlalu berlumpur dengan masalahmu sendiri. Kita tidak tau siapa yang tenggelam lebih dalam." Kali...

Memori

Awalnya, aku hanya sekedar ingin menikmati bintang di langit malam. Namun pada akhirnya, aku akan duduk di sana selama satu jam lebih. Ditemani nyamuk yang berdesing di dekat telinga, dan angin malam yang terkadang membuatku mendadak pilek di pagi hari. Pemandangan dari jendela kamarku tidak termasuk suatu hal yang menarik. Meski jendela itu berada di lantai dua, tapi jangkauan pandanganku tidaklah terlalu luas. Aku hanya akan melihat jalanan yang sepi, dan rumah-rumah yang dipagari besi setinggi bahu orang dewasa. Jika langit sedang berbaik hati, bintang-bintang akan muncul sedikit lebih banyak dari celah atap. Tapi dari pinggiran jendela itulah aku melihat dan memperhatikan perubahan yang terjadi di sekitarku. Rumah-rumah yang berubah  design  menjadi semakin modern, pagar-pagar yang berganti warna, anak-anak yang tak lagi bermain di luar rumah bersama teman-temannya… dan semua kenangan masa kecilku di antara bangunan-bangunan itu. Kenangan-kenangan yang tak pernah te...