Setiap kata yang ku ucapkan adalah sebuah kebohongan.
Ku tak pernah mengatakan kejujuran apapun selama ini.
Di hadapanmu, semua kebohongan terasa halal.
Karna ku tak ingin kau mengetahui apapun tentangku.
Segala kenyataan yang terjadi berhasil kututupi.
Menyibak semuanya hanya menghasilkan perasaan yang tak pasti.
Ketika kau menunjukkan rasa kecewa atas itu semua,
ku hanya dapat menangis dalam hati.
Yang ku damba hanya dirimu.
Namun yang ku ingin pun hanya ketidaktahuanmu tentangku.
Karna jika kau tau pun,
kau takkan dapat melakukan apapun untukku.
Itu akan jauh lebih menyakitkan dibandingkan rasa kecewamu saat ini.
Ketika kebohongan tak dapat dilanjutkan,
kejujuran akan terkuak dengan sendirinya.
Namun kuharap saat itu semua terjadi,
ku tlah jauh hingga kau tak dapat melakukan apapun untuk mengubahnya.
Mengapa?
Karna aku pun tak dapat mengetahui kebohongan atau kejujuran yang kau berikan.
Siapa yang akan tertawa paling akhir?
Ku tak pernah mengatakan kejujuran apapun selama ini.
Di hadapanmu, semua kebohongan terasa halal.
Karna ku tak ingin kau mengetahui apapun tentangku.
Segala kenyataan yang terjadi berhasil kututupi.
Menyibak semuanya hanya menghasilkan perasaan yang tak pasti.
Ketika kau menunjukkan rasa kecewa atas itu semua,
ku hanya dapat menangis dalam hati.
Yang ku damba hanya dirimu.
Namun yang ku ingin pun hanya ketidaktahuanmu tentangku.
Karna jika kau tau pun,
kau takkan dapat melakukan apapun untukku.
Itu akan jauh lebih menyakitkan dibandingkan rasa kecewamu saat ini.
Ketika kebohongan tak dapat dilanjutkan,
kejujuran akan terkuak dengan sendirinya.
Namun kuharap saat itu semua terjadi,
ku tlah jauh hingga kau tak dapat melakukan apapun untuk mengubahnya.
Mengapa?
Karna aku pun tak dapat mengetahui kebohongan atau kejujuran yang kau berikan.
Siapa yang akan tertawa paling akhir?
Comments
Post a Comment