Ada pepatah yang mengatakan bahwa jika kita memimpikan seseorang, maka kemungkinan orang tersebut sedang merindukan kita.
Hari ini aku memimpikan seorang teman lama yang dulunya begitu berarti. Yang dulunya begitu aku perhatikan, yang dulunya aku kagumi dan ingin agar dia selalu melihat apa yang ingin aku lakukan. Yah, dulu dia sangat berarti untukku. Dia memberikanku banyak sekali hal yang dapat aku pelajari. Dia adalah sahabat, guru, dan juga pendengar yang baik. Dia teman bertukar pikiran yang menyenangkan. Dan, hanya dengan dia aku bisa berubah menjadi orang lain.
Akhir-akhir ini aku sama sekali tidak pernah memikirkan dia lagi. Bahkan aku sudah lama sekali tidak mendengar kabarnya. Rasanya juga sudah lama sekali tidak berbicara apalagi bertemu dengannya. Padahal aku berteman dengannya di semua media social. Itulah anehnya manusia. Dia punya banyak jalan untuk berbicara satu sama lain, namun tidak dilakukan. Semua yang ingin di ucapkan justru di pendam dalam hati ketimbang di utarakan.
Karena aku memimpikan temanku itu, sekarang aku jadi amat sangat merindukan dia. Teringat lagi kenangan ketika kami masih sangat dekat, sehingga banyak hal yang dapat kami lakukan bersama. Yah, aku jadi kangen sekali sama dia. Mungkin nanti aku akan kembali mengontak dia dan bertemu entah dimana. Aku tidak keberatan juga harus datang kembali ke rumahnya. Aku sudah lama tidak datang ke sana dan bertemu dengan adik lelakinya. Dan well, aku lupa siapa nama adiknya. Aku kehilangan banyak cerita tentang hidupnya, kupikir.
Terakhir kami berbicara, dia terasa sudah sangat berubah. Pemikirannya jauh lebih dewasa. Dan dia terasa jadi lebih islami. Entah apa yang dia pelajari selama ini, tapi itu mengubah pola pikirnya. Aku belum siap dengan perubahan itu, karena itu pada saat dia berbicara tentang hal ‘itu’ aku langsung mengubah topik pembicaraan.
Ah, aku jadi benar-benar kangen sama dia.
Comments
Post a Comment